Agenda pertemuan adalah kordinasi penataan dan pembinaan pedagang di lingkungan Pasar Wisata Cheng Hoo. Setelah Sambutan acara kemudian diisi oleh curhatan pedagang. Masing-masing dipersilahkan untuk mengungkapkan isi hati juga keluhan-keluhan yang selama ini terjadi dan dialami oleh para pedagang selama mereka berjualan di areal Pasar wisata masjid Cheng Hoo.
Salah seorang pedagang dalam kesempatannya berbicara dalam forum itu mengatakan bahwa mereka merasa keberatan dengan pungli yang dilakukan oleh oknum pengurus Pasar. Oknum paguyuban Pasar serta pengurusnya meminta sejumlah uang berkisar antara 2 juta dan 5 juta kepada beberapa pedagang. Uang tersebut tidak jelas peruntukannya. Menurut pedagang uang itu untuk upeti kepada salah satu instansi.

Dalam pertemuan tersebut para pedagang ingin pengurus Paguyuban pasar Buah untuk diganti saja, menurutnya ketua paguyuban Puguh menunjuk adiknya sendiri yaitu Moko, lalu Puguh juga menunjuk anaknya sebagai sekertaris paguyuban. Selain itu Puguh juga menunjuk Ropi'i serta Farida sebagai bendahara dan sekertaris yang tak lain adalah anaknya sendiri. Struktur pengurusan Paguyuban pasar yang nampak tidak sehat ini menurut sejumlah pedagang menjadi sumber dari Kolusi, Korupsi dan Nepotisme yang merugikan pedagang. (darmaji)