menu melayang

17 Mei 2017

Korem Pertemukan KBT (FKPPI Dan PPM) Tangkal Issu Radikalisme

MALANG - Komunikasi sosial merupakan salah satu metode pembinaan teritorial sebagai sarana untuk mencapai kesepahaman dan persepsi tentang pemberdayaan wilayah per-tahanan di darat dengan seluruh komponen bangsa antar prajurit Korem 083/Bdj termasuk keluarga besar TNI, FKPPI dan PPM

Danrem 083/Bdj Kolonel Arm Budi Eko Mulyono laksanakan tatap muka dan komunikasi sosial (Komsos) dengan Keluarga Besar TNI (KBT) Selasa 16/05 bertempat di Aula Untung Suropati Makorem 083/Bdj jln Bromo no 17 kota Malang.

Budi Eko menyampaikan, bahwa pertemuan tersebut memiliki makna, yakni untuk memelihara hubungan antara prajurit Korem 083/Bdj dengan keluarga besar TNI yang lebih harmonis serta menggugah dan mengajak keluarga besar TNI untuk berpartisipasi dalam menyikapi dan mengatasi sejumlah permasalahan bangsa.  Yang sehubungan dengan tema kegiatan yakni "Melalui Pembinaan Keluarga Besar TNI Kita Tingkatkan Solidaritas dan Soliditas Organisasi PPM dan FKPPI Guna Mendukung Tugas Pokok TNI AD".

Sementara itu, Danrem 083/Bdj, dalam sambutannya menyampaikan  ajakan kepada seluruh  komponen keluarga besar TNI yang ada di wilayah Korem 083/Bdj, agar jangan terlena dengan adanya perubahan lingkungan dan politik  yang  diakibatkan  dari pengaruh  proses globalisasi dan arus informasi yang begitu cepat yang  berdampak  luas  terhadap dinamika  kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Oleh karena itu, saya mengajak KBT agar tetap menjalin hubungan yang lebih harmonis baik antara Keluarga Besar TNI dengan Korem 083/Bdj demi mendukung tugas pokok TNI AD, dan juga mari samakan persepsi dan pemahaman keluarga besar TNI tentang fenomena bahaya laten komunis saat ini, serta yang ketiga wujudkan kesamaan visi dan misi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga sinergitas antara prajurit Korem 083/Bdj dengan keluarga besar TNI dapat mengatasi permasalahan bangsa dan negara”, pungkasnya.

Disela – sela acara tatap muka  Letkol Pur Bambang (Ketua PPAD kota Malang) selanjutnya memberi materi pelajaran/penjelasan atas bahaya Latin komunis, proxy war. Turut hadir dalam acara tersebut para kasi Korem , Perwira , Bintara dan Tamtama  yang di ikuti lebih kurang 150 orang. Serta Organisasi keluarga besar TNI meliputi Forum Komunikasi Putra – Putri Purnawirawan (FKPPI) dan Pemuda Panca Marga (PPM)

Blog Post

Related Post

Back to Top

Cari Artikel

Arsip Blog